Nama : Lalu Sulistiawan Akbar
NIM : 1401010041
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, S.T.,M.T
Mata kuliah : Jaringan Komputer
Kampus : STMIK Primakara
NIM : 1401010041
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, S.T.,M.T
Mata kuliah : Jaringan Komputer
Kampus : STMIK Primakara
TERMINAL
Terminal sering disebut command prompt atau shell. Di
masa lalu, ini adalah cara pengguna untuk berinteraksi dengan komputer, namun
pengguna Linux merasakan dengan menggunakan shell ia dapat mengeksekusi
perintah dengan lebih cepat dibandingkan dengan cara grafis dan masih sangat
berguna hingga saat. Kali ini anda akan mempelajari bagaimana menggunakan
terminal.
Kegunaan awal dari terminal adalah sebagai peramban
berkas dan kenyataannya masih digunakan sebagai peramban berkas. Anda dapat
menggunakan terminal sebagai peramban berkas untuk melayari berkas anda dan
membatalkan perubahan yang telah dibuat.
Konsole dapat dimulai dengan memilih K-menu->System->Konsole (Terminal Program) dari sistem
menu Destop.
Perintah Ping Pada Terminal
Adapun cara kita dalam Tes Koneksi Internet
Dengan Perintah Ping dengan perintah. Ping adalah sebuah utilitas yang
digunakan untuk memeriksa konektivitas antar jaringan melalui sebuah protokol
Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) dengan cara mengirim
sebuah paket Internet Control Message Protocol (ICMP) kepada alamat IP yang
hendak diuji coba konektivitasnya. Nama Perintah “ping” diambil dari istilah
sonar sebuah kapal selam yang sedang aktif, yang sering mengeluarkan bunyi ping
ketika menemukan sebuah objek.
Ping yang bagus akan menampilkan pesan “reply” pada layar monitor. tetapi jika menampilkan pesan “Request Time Out” berarti konektivitas antar dua komputer tidak terjadi. Kualitas koneksi dinilai berdasarkan besarnya waktu pergi – pulang (roundtrip) dan besarnya jumlah paket yang hilang (packet loss). Berarti semakin kecil kedua angka tersebut, semakin bagus kualitas koneksinya.
Perintah
TRACEROUTE
Traceroute (Tracert) adalah perintah untuk
menunjukkan rute yang dilewati paket untuk mencapai tujuan. Ini dilakukan
dengan mengirim pesan Internet Control Massage Protokokl (ICMP) Echo Request Ke
tujuan dengan nilai Time to Live yang semakin meningkat. Rute yang ditampilkan
adalah daftar interface router (yang paling dekat dengan host) yang terdapat
pada jalur antara host dan tujuan.
Traceroute menggunakan
prinsip TTL dan
paket ICMP pengiriman
sebuah paket data yang disebut dengan Internet
Control Message Protocol (ICMP) Echo Request. Paket ICMP ini biasanya digunakan untuk mengirimkan
informasi tentang kondisi jaringan antara dua host (komputer). Jika sebuah host
menerima Echo Request ini, dia harus merespon dengan mengirimkan Echo Reply, dengan
menempatkan Echo Request ke bagian data pada Echo Reply. Informasi berikutnya
adalah Time To Live, setiap paket data yang dikirimkan
melalui jaringan memiliki informasi yang disebut TTL, biasanya TTL ini diisi
dengan angka yang relatif tinggi, (paket ping memiliki TTL 255). Setiap kali
paket tersebut melewati sebuah router maka angka TTL ini akan dikurangi dengan
satu, jika TTL suatu paket akhirnya bernilai 0, paket tersebut akan di
drop atau dibuang oleh router yang menerimanya. Menurut aturan RFC untuk IP, TTL harus bernilai 60 (dan untuk ping 255). Kegunaan utama dari TTL ini supaya paket-paket data yang dikirim tidak ‘live’ selamanya di dalam jaringan.Kegunaan yang lain, dengan informasi ini kita dapat mengetahui kira-kira berapa router yang dilewati oleh paket tersebut, dalam hal ini 255 dikurangi dengan N, dimana N adalah TTL yang kita lihat pada Echo Reply.
drop atau dibuang oleh router yang menerimanya. Menurut aturan RFC untuk IP, TTL harus bernilai 60 (dan untuk ping 255). Kegunaan utama dari TTL ini supaya paket-paket data yang dikirim tidak ‘live’ selamanya di dalam jaringan.Kegunaan yang lain, dengan informasi ini kita dapat mengetahui kira-kira berapa router yang dilewati oleh paket tersebut, dalam hal ini 255 dikurangi dengan N, dimana N adalah TTL yang kita lihat pada Echo Reply.
Traceroute mengirimkan
sebuah paket ke port UDP yang tidak dipakai oleh servis lain pada komputer
tujuan (defaultnya adalah port 33434). Untuk tiga paket pertama, traceroute
mengirimkan paket yang memiliki TTL satu, maka sesampainya paket tersebut pada
router pertama (menghasilkan loncatan yang pertama) TTL akan dikurangi dengan satu
sehingga menjadi 0 kemudian paket tersebut akan di drop. Berikutnya router
tersebut akan mengirimkan paket ICMP ke komputer kita yang berisi pemberitahuan
bahwa TTL dari paket yang kita kirimkan sudah habis dan paket yang kita
kirimkan di drop. Dari pesan ini, traceroute dapat menentukan nama router
tempat data kita meloncat dan berapa waktu yang dibutuhkannya. Berikutnya
traceroute akan mengirimkan paket dengan nilai TTL yang ditambah satu demi satu
sampai host tujuan dicapai. Karena itu traceroute menggunakan port yang tidak
dipakai oleh servis lain sehingga paket yang dikirim mendapat respon dan tidak
‘dimakan’ oleh servis lain yang mungkin ada.


0 Komentar