Layer Pada TCP / IP, Wireless Sensor Networking , dan Cloud Computing

Nama : Lalu Sulistiawan Akbar
NIM   : 1401010041
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, S.T.,M.T
Mata kuliah : Jaringan Komputer
Kampus : STMIK Primakara


1. Macam-macam Layer pada TCP/IP

Physcal Layer
Physical Layer merupakan layer terbawah pada pemodelan layer TCP/IP. Physical Layer berkaitan dengan koneksi wired (kabel) pada jaringan komputer dan berhubungan dengan fisik dari jaringan komputer, yang mencakup perangkat keras penghubung pada jaringan komputer, pensinyalan, bit data, transimisi data dalam bentuk analog dan digital,serta media transmisi di dalam jaringan komputer. Pada Physical Layer, paket data disebutn dengan bit. Physical Layer mempunyai sejumlah fungsi penting di dalam jaringan komputer, diantaranya :

– Menjadi media transmisi secara fisik pada jaringan komputer, termasuk juga didalamnya transmisi digital dan analog.
– Berperan di dalam proses topologi jaringan.
– Berperan didalam proses pensinyalan (digital dan analog)
– Berperan di dalam proses bit data, sinkronasi bit data, bit rate.
– Terkait dengan koneksi wired pada Physical Layer, maka Physical Layer juga berperan di dalam proses pengabelan (misal dengan RG 45)

Link Layer
Link Layer (Data Link/ Network Access) merupakan layer terbawah setelah Physical Layer pada pemodelan layer TCP/IP. Link Layer berfungsi untuk menjelaskan protokol yang digunakan pada topologi jaringan, interface yang digunakan, flow control dan sebagainya. Secara umum layer ini berfungsi untuk mendefinisikan beragam metode di didalam jaringan ke dalam lingkup link lokal jaringan pada komputer yang sedang berkomunikasi. Pada layer ini, unit data disebut dengan frame, yang terdiri dari atas Frame Header, Frame Data dan Frame Footer. Link Layer (Data Link/Network Access) dapat disertakan dengan Physical Layer dan Data Link Layer pada pemodelan Layer OSI.

Internet Layer
Internet Layer yaitu layer di lapis kedua yang berfungsi untuk pergantian datagram pada jaringan. Layer ini menyediakan interface jaringan yang seragam, dengan menyembunyikan topologi yang digunakan. Selain itu, layer ini juga mengurusi pengalamatan dan routing. Itu sebabnya pada layer ini terdapat IP header dan Ip data. Internet layer dapat disertakan dengan Network Layer pada pemodelan Layer OSI.

Transport Layer
Transport Layer yaitu layer di lapis ketiga berfungsi untuk menyediakan konektivitas antarproses (end to end service) channel pergantian data untuk aplikasi, transmisi end to end message dengan menggunakan protokol TCP (untuk conncetion oriented) dan UDP (untuk connectionless). Transport Layer dapat disertakan dengan Transport Layer pada pemodelan layer OSI.

Aplication Layer
 Aplication Layer yaitu layer di lapis teratas yang berfungsi untuk komunikasi data antar aplikasi dan komputer (dalam hal ini disebut peer). Beberapa protokol jaringan berjalan di layer ini, antara lain SMTP, HTTP, FTP. Aplication Layer setara dengan Session Layer, Presentation Layer, dan Aplication Layer pada pemodelan layer OSI.
Keempat bagian layer pada pemodelan layer TCP/IP versi umum beserta dengan penjelasannya masing-masing tersebut, dapat diilustrasikan melalui gambar dibawah ini (dilengkapi dengan sejumlah protokol dan atau aplikasi-aplikasi pada jaringan komputer untuk setiap layer tersebut)


2. wireless sensor network dan kaitannya dengan internet of things

                secara umum Wireless Sensor network (WSN) di definisikan sebagai salah satu jenis dari jaringan wireless (nirkabel) terdistribusi,yang memanfaatkan teknologi Embedded system  (sistem benam ) dan seperangkat node sensor untuk melakukan proses sensor, monitoring,pengiriman data, dan penyajian informasi ke pengguna ,melalui komunikasi internet .
        
                peranan Internet Of Thigs (IOT) pada WSN. IOT menyediakan konsep dan teknologi dimana pengguna WSN dapat mengendalikan node sensor,memantau kondisi node sensor, memantau lingkungan sekitar,memperoleh data dan informasi,melalui perangkat mobile dan perangkat terhubung lainnya pada jaringan internet.


                Salah satu bagian dari IOT adalah WOT (Web Of Things). Ini berarti setiap pengguna WSN dapat melakukan kendali dan pemantauannya menggunakan aplikasi web browser. Mereka pada platform web. Satu atau sejumlah node sensor melakukan pemindaian pada wilayah yang di tuju,kemudian data di kirim ke server  untuk di olah. Sementara itu pengguna dapat memeantau dan memperoleh data serta informasi melalui mobile dan komputer dengan cepat dan mudah. Baik pada aplikasi mobile,aplikasi berbasis web,maupun aplikasi desktop.  setiap jenis sensor memiliki perangkat lunak (aplikasi , sistem oerasi) dan perangkat keras masing-masing,yang kemudian akan digabungkan dan di jalankan ke dalam sistem  Wireless Sensor Network (WSN).

3. Cloud computing beserta 3 jenis layanan nya.


Cloud computing mungkin masih samar terdengar bagi orang awam. Tetapi keberadaan cloud computing di era digital kini sebenarnya telah terasa di tengah masyarakat dalam kehidupan sehari hari seperti penggunaan email dan juga media sosial.

Secara umum, definisi cloud computing (komputasi awan) merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan dengan pengembangan berbasis internet (awan) yang mempunyai fungsi untuk menjalankan program atau aplikasi melalui komputer – komputer yang terkoneksi pada waktu yang sama, tetapi tak semua yang terkonekasi melalui internet menggunakan cloud computing.
Teknologi komputer berbasis sistem Cloud ini merupakan sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna. Teknologi ini mengizinkan para pengguna untuk menjalankan program tanpa instalasi dan mengizinkan pengguna untuk mengakses data pribadi mereka melalui komputer dengan akses internet.

Berikut ini adalah beberapa jenis layanan cloud computing:

Software as a Service (SaaS). Sebagai konsumen individual, kita sebenarnya sudah akrab dengan layanan cloud computing melalui yahoo mail, hotmail, google search, bing, atau msn messenger. Contoh lain yang cukup populer adalah google docs ataupun microsoft office web applications yang merupakan aplikasi pengolah dokumen berbasis internet. Semua layanan dimana suatu aplikasi software tersedia dan bisa langsung dipakai oleh seorang pengguna, termasuk kedalam kategori Software as a Service (SaaS). Secara sederhana, kita langsung mengkonsumsi layanan aplikasi yang ditawarkan.

Paltform as a Service (PaaS). Sering terjadi, suatu aplikasi software yang sifatnya package tidak dapat memenuhi kebutuhan kebutuhan proses bisnis kita. Demikian pula dengan SaaS, dimana aplikasi yang ditawarkan sebagai layanan tidak sesuai dengan proses bisnis kita. Oleh karena itu, kita dapat menggunakan layanan yang disebut Platform as a Service (PaaS). Pada PaaS, kita membuat sendiri aplikasi software yang kita inginkan, termasuk skema database yang diperlukan. Skema tersebut kemudian kita deploy ke server-server milik penyedia jasa PaaS. penyedia PaaS sendiri menyediakan layanan berupa platform, mulai dari mengatur server-server mereka secara virtualisasi sampai menyediakan sistem operasi diatasnya.

Infrastructure as a Service (IaaS). Ada kasus ketika konfigurasi yang disediakan oleh PaaS tidak sesuai dengan keinginan kita. Kita berniat menggunakan aplikasi yang memerlukan konfigurasi server yang unik dan tidak dapat dipenuhi oleh penyedia jasa PaaS. Untuk keperluan seperti ini, kita dapat menggunakan layanan Infrastructure as a Service (IaaS). Pada IaaS, penyedia layanan hanya menyediakan sumber daya komputasi seperti processor, memori, dan storage yang sudah tervirtualiasi. Akana tetapi, penyedia layanan tidak memasang aplikasi diatasnya. Pemilihan sistem operasi, aplikasi, maupun konfigurasi lainnya sepenuhnya berapda pada kendali kita.

Perbedaan SaaS, PaaS, dan IaaS.
Perbedaan pada ketiga jenis layanan diatas, dapat dilihat dari sisi kendali atau tanggung jawab yang dilakukan oleh vendor penyedia jasa layanan cloud computing maupun customer. Pada SaaS, seluruh stack merupakan tanggung jawab penyedia layanan cloud. Konsumen benar benar-benar hanya mengkonsumsi aplikasi yang disediakan. Pada PaaS, penyedia layanan bertanggung jawab mengelola networking hingga runtime. Konsumen memiliki kendali dan bertanggung jawab membuat aplikasi dan juga skema databasenya. Sedangkan pada IaaS, penyedia layanan bertanggung jawab pada networking hingga virtualization. Konsumen sudah mulai bertanggung jawab pada sistem operasi.

Kesimpulan
Dengan cloud computing, konsumen membebaskan diri dari tanggung jawab untuk mengelola stack sumber daya komputasi. Levelnya mulai dari SaaS ketika kita benar-benar bebas, PaaS ketika kita masih harus membuat aplikasi, dan IaaS dimana kita juga masih harus sibuk dengan sistem operasi.(Info Komputer)




J A R I N G A N K O M P U T E R

Pengertian Jaringan Komputer

Jaringan komputer (Computer Networking)

Ada banyak sekali definisi dari para ahli mengenai “jaringan komputer”. Dalam hal ini saya sendiri menggunakan referensi utama dari buku karya Bapak I Putu Eka Agus Pratama yang menganut dari buku karya Forouzan. Sehingga definisi dari jaringan komputer di sepakati sesuai dengan definisi Forouzan.
Menurut Forouzan di dalam bukunya yang berjudul “Computer Network A Top Down Approach”, di sebutkan bahwa jaringan komputer adalah hubungan dari sejumlah perangkat yang dapat berkomunikasi satu sama lain (a network is a interconnection of a set of device capable of communication). Perangkat yang di maksud adalah meliputi semua jenis perangkat komputer (komputer desktop, komputer jinjing, smartphone, dll) dan perangkat penghubung (switch,hub,router,modem,access point,dll)

Syarat Sebuah Jaringan Komputer

Untuk dapat di sebut sebagai jaringan komputer, terdapat empat syarat yang harus di penuhi yaitu :
1. Minimal terdapat dua buah perangkat/komputer yang terhubung. Hubungan ini dapat dapat menggunakan sarana kabel (wired) maupun nirkabel (wireless).
2. Terdapat pengguna di dalamnya yang berinteraksi dengan pengguna lainnya maupun terhadap layanan dan penyedia layanan.
3. Terdapat data yang di pertukarkan di dalamnya. selain data juga terdapat konten (teks, multimedia) maupun informasi (hasil pengolahan data).
4. Terdapat pemakaian secara bersama-sama (sharing) terhadap perangkat keras(hardware) dan perangkat lunak (software).

Sifat Dasar Jaringan Komputer

sifat-sifat dasar jaringan komputer.Jaringan komputer memiliki empat buah sifat dasar utama, keempat sifat dasar tersebut meliputi .

1.     Scalability : yang berarti kemampuan untuk dapat di skalakan, yang berarti bahwa jaringan komputer dapat di ukur, di sesuaikan dengan kebutuhan pengguna jaringan komputer. Jaringan komputer dapat berkembang lebih luas, lebih besar, namun dapat juga diperkecil, disempitkan, sesuai dengan kebutuhuan dan cakupan pengguna. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa jaringan komputer mampu menghilangkan batasan-batasan geografis (lokasi), yang berarti bahwa dua buah pengguna atau lebih  dapat saling terhubung secara digital atau (online) tanpa terkendala jarak yang jauh secara fisik (misalkan berbeda pulau, benua, negara, wilayah teritori). Adanya jaringan komputer, terutama internet, menjadikan kita dapat dengan mudah berkomunikasi dengan siapapun di seluruh dunia.

2.     Resource Sharing : diartikan sebagai  berbagi sumber daya, dalam hal ini berarti bahwa jaringan komputer dapat digunakan untuk saling berbagi dan memakai secara bersama-sama segala sumber daya yang ada. Sumber daya meliputi seluruh perangkat keras komputer (Hardware) dan perangkat lunak (software). Contoh, Dengan adanya jaringan komputer ( Local Area Network/LAN), maka di dalam suatu ruangan dapat menyediakan satu buah printer saja agar dapat di pakai secara bersama-sama atau dibagikan (sharing) ke dalam jaringan lokal, sehingg semua pengguna komputer dalam ruangan tersebut dapat bersama-sama menggunkannya untuk mencetak dokumen. Tentu saja hal ini dapat menghemat biaya. Contoh kedua, pemakaian bersama layanan Cloud Computing untuk jenis layanan SAAS (Software As Service), misalkan saja Google Docs  (www.docs.google.com). Cukup dengan bermodalkan koneksi internet setiap pengguna dapat menggunakan aplikasi perkantoran secara onlin,e tanpa harus membeli aplikasi dan menginstall mengonfigurasi. Demikian juga , data disimpan di server, tidak lagi membutuhkan alokasi pada ruang hardisk sehingga tidak membebani komputer.

3.     Connectivity : memiliki arti mudah terhubung dan dihubungkan. Hal ini berarti bahwa jaringan komputer mudah dihubungkan seluruh pengguna komputer (ke semua komputer dan perangkat) serta pengguna komputer itu sendiri juga dapat dengan mudah terhubung ke jaringan komputer yang tersedia, agar tercipta konektifitas (hubungan) diperlkukan adanya perangkat penghubung di dalamnya. Perangkat-perangkat antara lain meliputi Switch, Modem, Router, Hub perangkatwireless, Smartphone dengan kemampuan tathering, dan lain-lain.

4.     Reliability : memiliki arti kehandalan, Hal ini berarti bahwa jaringan komputer memiliki kemampuan untuk dapat di andalkan dalam jaringan komputer. Keandalan disini dapat di artikan bahwa paket yang dikirimkan oleh pengirim (sender) akan sampai dengan baik di sisi penerima (receiver). Kehandalan yang semakin tinggi di dalam jaringan komputer akan membuat kualitas layanan yang baik bagi pengguna jaringan komputer. 

Jaringan Komputer Berdasarkan Media Transmisinya

a. Jaringan Komputer Menggunakan Media Kabel ( Wired Network )

Jenis jaringan komputer yang  ini biasanya menggunakan kabel jaringan (kabel UTP,RG 45,dan proses konfigurasi atau Crimping) sebagai media transmisinya yang kemudian dihubungkan menggunakan perangkat penghubung berupa Hub maupun switch .
Jenis jaringan ini disebut juga dengan jenis jaringan menggunakan media transmisi terpadu ( Guided Transmission Media ). beberapa kabel yang bisa digunakan untuk membuat model jaringan seperti ini diantaranya, Kabel Coaxial, Kabel UTP, serta Kabel Fiber Optic.

b. Jaringan Komputer Tanpa Menggunakan Media Kabel (Wirless Network)

Merupakan Jenis jaringan komputer yang tidak menggunakan kabel jaringan,namun memanfaatkan sinyal elektromagnetis. Misalkan saja layanan internet dari operator (provider),Public Hot Spot dan Free Wifi di sejumlah tempat publik. Tethering pada Smarthphone untuk berbagi koneksi internet secara cepat dan mudah,koneksi Bluetooth dan Infra Red untuk transfer data,dan lain-lain.

Jaringan Komputer Berdasarkan Topologinya

Topologi jaringan komputer di definisikan sebagai suatu teknis,cara dan aturan di dalam merangkai dan meghubungkan berbagai komputer dan perangkat terhubung lainnya ke dalam sebuah jaringan komputer.

  Macam-Macam Topologi Pada Jaringan Komputer

a.     Jaringan Komputer Dengan Topologi Bus

Topologi Bus hanya meggunakan sebuah jalur koneksi yang kemudian di unakan secara bersama-sama oleh beberapa buah komputer dan perangkat jaringan komputer terhubung lainnya.Terdapat terminal di awal dan akhir Bus (Jalur/ line koneksi) untuk menyediakan dan menjaga koneksi di dalamnya untuk semua komputer yang terhubung .
                                  
                                   



b. Jaringan Komputer Dengan Topologi Star

     Topologi Star adalah topologi di dalam jaringan komputer ,dimana terdapat sebuah komputer (ataupun perangkat jaringan komputer berupa hub atau switch)  yang menjadi pusat dari semua komputer yang terhubung ke dalamnya.komuter pusat ini bertindak sebagai server.  Komputer-komputer lainnya bertindak sebagai client,tidak dapat berkomunikasi satu sama lain.mreka harus melalui komputer pusat (ataupun berupa hub atau switch) terlebih dahulu ,untuk dapat bertukar data dengan sesama komputer client lainnya.

                                        


c. Jaringan Komputer Dengan Topologi Peer to Peer (P2P)

     Topologi Peer Too Peer (P2P) iyalah semua komputer yang terhubung di dalam nya sama-sama berinteraksi tanpa adanya server.setiap komputer dapat bertindak sebagai server sekaligus client dan saling berbagi satu sama lain.

                                        


d. Jaringan Komputer Dengan Topologi Ring

     Topologi Ring merupakan salah satu  topologi yang relatif sederhana .Topologi jaringan ini hanya hanya menghubungkan setisp komputer (node) satu persatusehingga membentuk suatu rangkaian berbentuk cincin (Ring) . Rangkaian berberntuk Ring seperti ini merupakan suatu kesatuan.Sinyal dan paket data berjalan searah melewati kesatuan rangkaian tersebut dan melewati  setiap komputer yang terhubung pada rangkaian Ring ini.

                                                   


e. Jaringan Komputer Dengan Topologi Tree
     Topologi jenis ini berbentuk geometris yang menyerupai pohon (Tree) .Topologi Tree ini Memiliki pusat kendali di level paling atas yang di sebut (Root) yang menjadi pusat utama komunikasi bagi semua komputer yang terhubung dengan nya. Kemudian pada level di bawah nya terdapat satu atau lebih komputer lain (Central) yang menjadi pusat bagi sejumlah komputer di bawah nya,Central  merupakan penghubung antara Root dengan semua komputer yang ada di bawah central . Topologi ini merupakan perpaduan (Hybrid/Hibrida)dari Topologi Star dan Topologi Peer To Peer .
               


f. Jaringan Komputer Dengan Topologi Mesh

  Merupkan salah satu Topologi yang menghubungkan komputer secara penuh .Topologi Mesh merupakan topologi yang paling kompleks dan paling banyak di gunakan pada penyedia layanan akses internet (ISP/Internet Service Provider)
            Topologi Mesh terdiri atas dua jenis yang meliputi ;

1.     Topologi Mesh Fully Connected
Memiliki ciri utma yaitu Semua komputer di dalam nya saling terhubung satu sama lain secara penuh (Fully Connected) .




2.     Topologi Mesh Partial Connected
Memiliki ciri utama yaitu Tidak semua komputer di dalamnya saling terhubung satu sama lain (Partial)
                        

Jaringan Komputer Berdasarkan Jangkauan Geografis
1.     LAN (Local Arean Network )
Merupakan jaringan komputer terkecil untuk pemakaian pribadi.LAN memiliki skala jangkauan mencakup 1km hingga 10km ,dalam bentuk koneksi wired (kabel),wireless (nirkabel),maupun kombinasi keduanya.umumnys LAN (Local Arean Network ) lebih banyak di gunakan di dalam sebuah ruangan maupun sebuah gedung.

                           


2.     MAN (Metropolitan Area Network)
Merupakan jaringan komputer yang memiliki cakupan area luas yang lebih besar di bandingkan LAN (Local Arean Network ).MAN  (Metropolitan Area Network)
memiiki jarak jangkauan antara 10km hingga 50km. Wilayah jangkauan MAN  metropolitan Area Network) dapat mencakup sebuah wilayah kota ,yang di dalamnya terdapat banyak gedung dan pemukiman .


                         
3.     WAN (Wide Area Network )
Merupakan jaringan Komputer yang lebih luas dari MAN  (Metropolitan Area Network) dengan cakupan area seluas sebuah negara atau benua. WAN terdiri atas dua atau lebih MAN  (Metropolitan Area Network) di dalamnya .setiap MAN (Metropolitan Area Network) trdiri atas dua atau lebih LAN (Local Arean Network ) di dalamnya .sehingga dapat di katakan bahwa WAN merupakan gabungan dari sejumlah jaringan komputer yang berada dalam satu kawasan seluas sebuah negara ataupun benua.


4.     Internet
Merupakan jaringan komputer yang di katakan terluas ,dengan cakupan seluruh planet bumi ini. Internet menghubungkan semua WAN(Metropolitan Area Network) ,MAN (Metropolitan Area Network),LAN (Local Arean Network ) di dalamnya . sehingga dapat di katakan bahwa internet terdiri atas semua komputer dan perangkat lainnya ke dalam satu jaringan komputer terbesar di dunia,yang menghubungkan setiap gedung,setiap tempat,setiap pengguna komputer,dari berbagai daerah,kota,negara,pulau,benua,di dalam kesatuan alam di bumi ini .

Pemodelan Layer pada jaringan komuter

1. Application Layer
    Application layer adalah lapisan yang menyediakan interface antara aplikasi yang digunakan untuk berkomunikasi dan jaringan yang mendasarinya dimana pesan akan dikirim. Protokol Application Layer digunakan untuk pertukaran data antara program yang berjalan pada source dan host tujuan. Ada banyak protokol Application Layer dan protokol terus dikembangkan. Application layer berada pada ujung protocol stack TCP/IP. Application layer pada TCP/IP adalah kumpulan dari beberapa komponen software yang mengirim dan menerima informasi dari port TCP dan UDP. Beberapa komponen pada application layer hanya sebagai alat untuk pengumpul informasi konfigurasi network dan beberapa lainnya boleh jadi adalah sebuah user interface atau Application Program Interface (API) yang mendukung desktop operating environment.

OSI dan TCP/IP Model

 Fungsi yang terkait dengan protokol Application Layer jaringan memungkinkan manusia untuk antarmuka dengan jaringan data yang mendasarinya. Ketika kita membuka web browser atau jendela instant messaging (IM), aplikasi dimulai, dan program ini dimasukkan ke dalam perangkat memori di mana ia di eksekusi. Setiap program yang di eksekusi dimuat pada perangkat yang disebut sebagai suatu proses. Dalam Application Layer, ada dua bentuk program perangkat lunak atau proses yang menyediakan akses ke jaringan: aplikasi dan layanan.
Application Layer menggunakan protokol yang diimplementasikan dalam aplikasi dan layanan. Sedangkan aplikasi menyediakan orang dengan cara untuk membuat pesan dan layanan application layer membentuk sebuah antarmuka untuk jaringan, protokol menyediakan aturan dan format yang mengatur bagaimana data diperlakukan. Ketiga komponen dapat digunakan oleh program executable tunggal dan bahkan dapat menggunakan nama yang sama. Misalnya, ketika membahas "Telnet" kita bisa mengacu pada aplikasi, layanan, atau protokol. Dalam model OSI, aplikasi yang berinteraksi langsung dengan orang dianggap berada di atas tumpukan, seperti masyarakat sendiri. Seperti semua lapisan dalam model OSI, Application Layer bergantung pada fungsi dari lapisan bawah untuk menyelesaikan proses komunikasi. Dalam Application Layer, protokol menentukan pesan apa yang dipertukarkan antara host sumber dan tujuan, sintaks dari perintah kontrol, jenis dan format data yang dikirim, dan metode yang sesuai untuk pemberitahuan kesalahan dan pemulihan.


Application layer ini sebenarnya merupakan laipasan ketujuh dari model referensi jaringan terbuka OSI. Model referensi jaringan terbuka OSI ini merupakan sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor).

Aplication layer ini sendiri berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.

2. Cloud Computing

Saat ini cloud computing sangat populer digunakan dalam era globalisasi saat ini, karena sangat mudah digunakan ditambah lagi dengan sudah meningkatnya kualitas jaringan komputer dan beragamnya gadget yang ada, sehingga sebagian besar orang saat ini dapat memanfaatkan cloud computing ini sebagai media penyimpanan yang aman. 

Cloud computing atau jika dalam bahasa Indonesia berarti komputasi awan merupakan gabungan pemanfaatan teknologi informasi (komputerisasi) dengan perkembangan berbasis internet (awan). Awan yang dimaksudkan disini adalah metafora dari internet yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Contoh dari penggunaan cloud computing adalah Evernote, Dropbox, Google Drive, Sky Drive, Youtube, Scribd, dll

Manfaat dari cloud computing sangat banyak sekali bagi kita, diantaranya adalah kapasistas yang lumayan besar untuk versi gratisannya, kemudahan dalam mengakses kapanpun dan dimanapun kita berada asalakan terkoneksi dengan internet, keamanan data yang terjamin, dll.

Secara umum, definisi cloud computing (komputasi awan) merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan dengan pengembangan berbasis internet (awan) yang mempunyai fungsi untuk menjalankan program atau aplikasi melalui komputer – komputer yang terkoneksi pada waktu yang sama, tetapi tak semua yang terkonekasi melalui internet menggunakan cloud computing.
Teknologi komputer berbasis sistem Cloud ini merupakan sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna. Teknologi ini mengizinkan para pengguna untuk menjalankan program tanpa instalasi dan mengizinkan pengguna untuk mengakses data pribadi mereka melalui komputer dengan akses internet.
Manfaat Cloud Computing Serta Penerapan Dalam Kehidupan Sehari – hari
Setelah penjabaran definisi singkat diatas tentu penggunaan teknologi dengan sistem cloud cukup memudahkan pengguna selain dalam hal efisiensi data, juga penghematan biaya. Berikut manfaat manfaat yang dapat dipetik lewat teknologi berbasis sistem cloud.

a.    Semua Data Tersimpan di Server Secara Terpusat

Salah satu keunggulan teknologi cloud adalah memungkinkan pengguna untuk menyimpan data secara terpusat di satu server berdasarkan layanan yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing itu sendiri. Selain itu, pengguna juga tak perlu repot repot lagi menyediakan infrastruktur seperti data center, media penyimpanan/storage dll karena semua telah tersedia secara virtual.

b.    Keamanan Data

Keamanan data pengguna dapat disimpan dengan aman lewat server yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing seperti jaminan platform teknologi, jaminan ISO, data pribadi, dll.

c.    Fleksibilitas dan Skalabilitas yang Tinggi

Teknologi Cloud menawarkan fleksibilitas dengan kemudahan data akses, kapan dan dimanapun kita berada dengan catatan bahwa pengguna (user) terkoneksi dengan internet. Selain itu, pengguna dapat dengan mudah meningkatkan atau mengurangi kapasitas penyimpanan data tanpa perlu membeli peralatan tambahan seperti hardisk. Bahkan salah satu praktisi IT kenamaan dunia, mendiang Steve Jobs mengatakan bahwa membeli memori fisik untuk menyimpan data seperti hardisk merupakan hal yang percuma jika kita dapat menyimpan nya secara virtual/melalui internet.


3. Wireless Sensor Network (WSN)

Penerapan dari wireless sensor network di Amerika sudah banyak membatu memudahkan dalam setiap aktifitas disana, seperti yang kita ketahui jika di Amerika telah menggunakan sistem wireless sensor network salah satunya untuk mengetahui kecepatan kendaraan disana, jadi jika ada kendaraan yang melebihi batas maksimal kecepatan yang telah ditetapkan maka sistem wireless sensor network tersebut akan menginformasikan ke bagian server dari wsn tersebbut.

Wireless sensor network (WSN) sendiri memiliki arti jaringan wireless atau alat yang menggunakan sensor untuk memonitor fisik atau kondisi lingkungan sekitar, seperti suhu, suara, getaran, gelombang elektromagnetik, tekanan, gerakan, dan lain-lain


4. Over The Top (OTT) 

Over the top merupakan layanan dengan konten berupa data, informasi atau multimedia yang sisampaikan dan berjalan melalui jaringan internet yang infrastrukturnya milik operator, tetapi tidak secara langsung melibatkan operator. Bisa dikatakan juga layanan OTT adalah “menumpang” karena sifatnya yang beroperasi di atas jaringan internet milik sebuah operator telekomunikasi.

OTT (Over the Top Content) didefinisikan sebagai layanan disampaikan melalui jaringan, infrastruktur milik operator, tetapi tidak secara langsung melibatkan operator. Kata lainnya, adalah layanan yang ‘menumpang’ jasa operator tapi tidak mengikutsertakan operator.  Layanan bisa berupa video, audio, voice, telecommunication, news, conference, data center, cloud services, networking services,games , mobile messaging dan lainnya. Beberapa provider terkenal OTC antara lain : Google, Yahoo, Facebook, Twitter, iTunes, WeChat dan berbagai turunannya.

Layanan bisa berupa video, audio, voice, telecommunication, news, conference, data center, cloud services, networking services,games , mobile messaging dan lainnya. Beberapa contoh perusahaan yang beroperasi di layanan OTT adalah Facebook, Twitter, Youtube, Viber, dan lain-lain


5. Peer to Peer (P2P)
Peer to Peer adalah sistem terkomputerisasi Client-Server dimana suatu komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server, sehingga memungkinkan komunikasi dan pertukaran data/resource antara dua komputer secara langsung (real time).

Jaringan Peer to Peer

Biasanya, anda mulai merasa perlu network saat dikantor ada sekitar lima komputer dan hanya punya satu printer. Tiap kali mau print, harus simpan data ke disket, lalu pindah komputer. Teman yang pas kerja di komputer berprinter juga jadi terganggu. Sudah begitu, saat dokumen dibuka di komputer lain, formatnya berubah semua. Kesel nggak ?
Dalam kondisi tersebut, layanan (service) network yang anda idamkan adalah:
File Sharing: Untuk menyalin file dari satu komputer ke komputer lain.
Printer Sharing: Agar anda dapat mencetak dari semua komputer ke satu printer tertentu.
Kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dengan model jaringan peer-to-peer. Di sini, tiap komputer dapat menjadi server, yaitu penyedia layanan. Misalnya saja, server yang punya printer bisa terima cetak dokumen dari mana saja. Sementara itu yang punya harddisk besar, bisa terima menyimpan file. Tiap komputer yang akan memakai layanan tersebut, harus menjadi client.

6. Transport Layer 

Transport layer ini merupakan laipasan keempat dari model referensi jaringan terbuka OSI. Transport layer ini berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima.

Selain itu, pada transport layer ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.

7. Network Layer

Network layer juga termasuk dari model referensi jaringan terbuka OSI dan terdapat dalam lapisan ketiga. Network layer ini berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP pada jaringan protokol.


8. Data Link Layer

Jika network layer merupakan lapisan ketiga dari model referensi jaringan terbuka OSI, maka data link layer merupakan lapisan kedua dari model referensi jaringan terbuka OSI.

Data link layer ini befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, data link layer akan melakukan pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address).


9. Physical Layer

Physical Layer merupakan lapian kesatu dari model referensi jaringan terbuka OSI yang berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, dan pengabelan. Selain itu, pada tahap ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio, contohnya Network Adapter.


10. Quality of Service (QoS)

Quality of service merupakan mekanisme jaringan yang memungkinkan aplikasi-aplikasi atau layanan dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan. Sebagai contoh, komunikasi suara (seperti VoIP atau IP Telephony) serta video streaming dapat membuat pengguna jengkel ketika paket data aplikasi tersebut dialirkan di atas jaringan dengan bandwidth yang tidak cukup.

11. Network Security

Network security atau dalam bahasa Indonesia berarti keamanan jaringan sangat penting dilakukan untuk memonitor akses jaringan dan mencegah penyalahgunaan sumber daya jaringan yang tidak sah dalam jaringan komputer. Tugas keamanan jaringan dikontrol oleh administrator jaringan.
Hal ini bertujuan agar jaringan yang dikelola aman dan tidak mudah di bobol oleh para hacker, selain itu juga diperlukan maintanance yang rutin terhadap jaringan.